Photo by Tyler Franta on Unsplash

Apakah Anda mengetahui brand LVMH atau Louis Vuitton Moet Hennessy? Orang yang berada dibalik kesuksesan brand tersebut adalah Bernard Arnault. Ia merupakan salah satu konglomerat industri mode di Eropa. Selain itu ia juga masuk sebagai pada jajaran orang terkaya di dunia, sejajar dengan Bill Gates dan Jeff Bezos.

Hingga saat ini LVMH sudah memiliki 60 unit bisnis yang menjual barang mewah dan eksklusif. Seperti Dior, Celine, Louis Vuitton, Benefit Cosmetics, Fendi, Tag Heuer, Bvlgari, Marc Jacobs, dan banyak lagi lainnya. Bernard Arnault memegang saham mayoritas dengan total nilai kekayaan US$96,3 miliar.

Dari kesuksesan Bernard Arnault, ada banyak hal yang bisa Anda pelajari sebagai inspirasi bisnis. Pengalaman tersebut bisa Anda terapkan dan menjadi motivasi bagi bisnis Anda. Berikut ini adalah pelajaran bisnis yang bisa dipelajari dari Bernard Arnault:

1. Berani Merealisasikan Ide Bisnis

Pelajaran bisnis pertama yang bisa Anda ambil merealisasikan ide bisnis menjadi aksi nyata. Banyak orang yang memiliki ide bisnis brilian tapi tidak pernah membuatnya menjadi ide nyata. Hanya sedikit dari mereka yang bisa membuat ide bisnis menjadi produk inovatif.

Cobalah buat perencanaan yang terstruktur dengan baik, hingga menjadi prototipe bisnis Anda. Apabila diperlukan, Anda juga bisa mendemonstrasikannya pada orang yang ahli untuk meminta saran yang bermanfaat bagi perkembangan bisnis Anda.

Pada intinya, Anda tidak boleh berhenti pada sebatas perencanaan bisnis saja. Tapi usahakan agar bisnis tersebut bisa terwujud secara nyata.

2. Cobalah untuk Selalu Bersabar

Proses dan perjalanan bisnis dari Bernard Arnault memang sangat lama. Butuh waktu bertahun-tahun baginya agar mencapai posisi saat ini. Oleh karena itu Anda harus menyadari bahwa tidak ada hal yang bernilai tinggi bisa didapatkan dalam proses yang cepat dan mudah. Anda akan melewati banyak tantangan dan rintangan, sehingga Anda harus bisa bersabar menghadapi hal tersebut.

Jika tidak memiliki kesabaran, Anda akan membuat keputusan yang keliru dan berakibat fatal. Keputusan tersebut tentu bisa menghambat perkembangan bisnis, kerja sama tim berkurang, bisnis tidak profit, produktivitas menjadi turun.

3. Mengutamakan Kualitas Produk

LV dikenal sebagai barang mewah dengan kualitas yang tinggi. Pada saat proses produksi, tidak dilakukan dengan proses otomasi dengan mesin, melainkan secara manual yang dilakukan oleh pengrajin berpengalaman. Bernard Arnault sendiri sangat mengutamakan kualitas sebagai salah satu layanan eksklusif pada pelanggannya.

Hasilnya? Semahal apapun harga LV di pasaran, tetap banyak orang yang mengantri untuk membelinya. Hal tersebut menjadi salah satu kunci sukses bagi Bernard Arnault dalam menjalankan bisnisnya. Bila Anda bisa konsisten untuk terus mengeluarkan barang dengan kualitas bagus, maka akan semakin banyak pelanggan yang loyal terhadap produk anda.

4. Tidak Merasa Cepat Puas

Bagi seorang Bernard Arnault, selalu ada celah untuk mengembangkan bisnisnya. Walau berada pada masa puncak kejayaan, ia tidak pernah berhenti untuk berinovasi. Walau LV berada pada posisi tinggi di brand fesyen, Bernard tetap ingin mengembangkannya menjadi lebih besar lagi. Hal ini yang perlu Anda tiru darinya, kesuksesan bisa datang jika seseorang tidak cepat puas.

Menjalankan sebuah bisnis pasti melalui pasang surut dan berhadapan dengan banyak masalah. Mulai dari bisnis yang tidak profit, sulit mendapatkan pelanggan loyal, serta risiko kerugian. Inspirasi di atas bisa menjadi motivasi bagi Anda ketika menghadapi masa sulit tersebut. Seorang yang bisa membawa

“Baca Juga Pentingnya Mengurus Hak Paten Produk dan Logo dalam Bisnis”