Photo by Perry Grone on Unsplash

Dalam bisnis tentu Anda tidak bisa melakukan segala hal seorang diri. Itu sebabnya dalam bisnis maupun perusahaan dibutuhkan yang namanya sebuah tim. Mengerjakan sesuatu dalam sebuah tim maka akan lebih memudahkan bisnis Anda dalam mencapai target yang telah di tetapkan.

Untuk mencapai target tersebut, maka dibutuhkan kerjasama tim yang sinkron dan bersinergi. Dengan deimikian maka gerak bisnsi Anda menajdi lebih efektif dan efisien baik dari segi waktu, sumber daya dan faktor lainnya.

Dalam bisnis, keberadaan tim pasti ada, dan dalam tim ini segala sesuatunya harus dikerjakan sesuai waktu yang telah ditentukan. Karena hal tersebut tidak mungkin bisa dilakukan seorang diri, maka dibutuhkan kerjasama tim.

Untuk membentuk tim bisnis yang baik harus ada interaksi yang kuat antar setiap anggotanya. Lantas bagaimana cara membentuk tim bisnis yang baik untuk kemajuan bisnis tersebut? Berikut penjelasannya:

1. Saling Komunikasi Intensif

Untuk membentuk tim bisnis yang baik, penting adanya saling komunikasi yang intensif. Komunikasi merupakan salah satu kunci membentuk tim bisnis yang baik. Ketika dalam anggota tim tidak adanya komunikasi, maka dijamin hasil kerja tim juga akan berantakan.

Agar hal tersebut tidak terjadi, maka diperlukan saling komunikasi intensif antar setiap anggota agar segala hal yang harus dikerjakan terarah dengan baik. Komunikasi intensif bisa dilakukan dengan meeting atau pertemuan, selain itu bisa juga melalui grup chat dan lain sebagainya. Dengan adanya saling komunikasi intensif maka setiap anggota tim akan memahami apa yang harus dikerjakan.

2. Saling Menghargai dan Menghormati

Dalam sebuah tim, perbedaan pendapat merupakan hal yang biasa terjadi. Namun, dalam sebuah tim tentu saling menghargai dan menghormati perbedaan pendapat tersebut sangatlah dibutuhkan sehingga membangun rasa saling menghargai dan menghormati yang kuat.

Sikap saling menghargai dan menghormati akan memudahkan tim menuju target yang direncanakan. Selama masing-maisng anggota memiliki sikap ini, maka sebesar apapun perbedaan yang terjadi maka tidak akan mampu mengikis kekompakan tim.

3. Tumbuhkan Rasa Saling Percaya

Dalam sebuah tim, rasa saling percaya antar sesama sangat dibutuhkan untuk membangun kerjasama tim yang baik. Hal ini dikarenakan tidak akan ada kerjasama tim yang sukses jika anggotanya tidak saling percaya satu sama lain. Terlebih jika seluruh anggotanya hanya bekerja secara individual.

Untuk itu, tumbuhkan rasa saling percaya antar anggota tim. Rasa saling percaya ini akan menegaskan bahwa tugas yang diemban setiap orang berbeda-beda sehingga setiap anggota tahu bahwa tugas tersebut sudah ditentukan berdasarkan kemampuan masing-masing.

4. Komitmen yang Kuat

Untuk membentuk sebuah tim yang baik maka dibutuhkan komitmen yang kuat dari setiap anggotanya. Hal ini dimaksudkan agar setiap anggotanya akan saling menopang satu sama lain, karena jika satu diantaranya tumbang maka proses kerjasama yang dijalani tidak akan maksimal.

Tumbang yang dimaksud pada penjelasan di atas bukanlah dalam segi fisik melainkan pada semangat dan komitmen bersama untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Sehingga jika ada anggotanya yang sedang jatuh semangatnya maka anggota lain bisa saling memberi semangat kepada anggota tersebut. Jika hal ini tidak dilakukan maka akan berimbas buruk pada anggota lainnya.

Untuk itu, dalam sebuah anggota tim harus bisa saling menyemangati rekan kerja satu timnya yang tengah tidak bersemangat. Sehingga dalam level rendah sekalipun mereka bisa bersama-sama menjalankan tugas yang dibebankan tanpa ada rasa tertinggal karena tidak adanya perhatian antar rekan kerja satu tim.

5. Evaluasi Rutin

Setelah melakukan tugasnya maisng-maisng, biasa dalam sebuah tim akan dilakukan evaluasi rutin untuk mengetahui sejauh apa progres hasil kerja yang dibuat sesuai rencana. Dengan evaluasi, maka tim akan tahu kekurangan apa yang harus diperbaiki dan apa yang harus ditingkatkan.

Evaluasi rutin bukanlah bertujuan untuk mencari kesalahan melainkan lebih memberi ke arahan dan masukan agar proses kerja selalu berada di jalur yang seharusnya. Dan kalaupun ada perubahan maka itu merupakan hasil yang sudah disepakati bersama.

Dengan melakukan evaluasi maka tingkat kesuksesan kerja tim bisa dipantau dan diawasi dengan baik. Sehingga hasil kerja terarah dan memberikan hasil maksimal.

Itulah 5 cara membentuk tim bisnis yang baik. Untuk itu, dalam mengerjakan suatu hal tidak akan bisa jika dilakukan secara individu tanpa adanya kerjasama tim yang baik. Meski dalam kerjasama tim tidak selalu berjalan baik, namun dengan kerjasama tim akan terus memudahkan tim dalam mencapai target yang tidak mungkin dikerjakan seorang diri.

“Baca Juga Hindari 5 Hal ini Jika Ingin Sukses Berbisnis”