Photo by Bernard Hermant on Unsplash

Siapa yang tidak tertarik dengan bisnis properti. Bisnis ini dikenal sangat menguntungkan, terlebih mengingat bahwa harga properti tiap tahun semakin meningkat sehingga membuat siapa saja tergiur untuk menjalankan bisnis ini.

Meski banyak yang tertarik untuk memiliki bisnis properti, namun belum banyak orang yang berani untuk terjun dalam bisnis ini. Mengapa? Karena setiap orang menilai bahwa memulai bisnis properti membutuhkan modal besar dan belum lagi banyak risiko yang akan dihadapi nantinya.

Namun, Anda jangan hanya menilai dari sisi buruknya saja. Dalam berbisnis tentu ada saja risiko yang harus diterima. Tinggal bagaimana cara Anda mengatasi dan mengelola risiko tersebut hal tersebut.

Sampai saat ini, bisnis properti memang menjadi salah satu bisnis sukses di dunia. Hal ini dikarenakan kebutuhan properti yang terus meningkat sehingga sampai kapanpun akan banyak orang yang membutuhkan properti. Itulah sebabnya mengapa bisnis properti dinilai sebagai bisnis yang tidak pernah mati.

Bagi pebisnis pemula, memulai bisnis properti merupakan tantangan yang paling berat. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan banyak yang yang perlu dipersiapkan agar bisnis properti dapat bersaing dengan bisnis properti ternama lainnya.

Agar bisnis Anda di bidang properti sukses, maka dibutuhkan kegigihan dan kesabaran. Anda tidak perlu takut memulainya dari nol. Lantas bagaimana cara memulai bisnis ini? Berikut merupakan 5 cara mudah memulai bisnis properti:

1. Menjadi Perantara Properti

Jika Anda ingin memulai bisnis properti namun belum memiliki modal yang cukup maka Anda bisa mencoba menjadi perantara properti. Peluang bisnis menjadi akan Anda sebagai perantara antara pembeli dengan penjual atau penyewa dengan pemilik.

Menjadi perantara properti, Anda tidak akan mengambil risiko tinggi karena sangat fleksibel, efisien, dan bisa dijalankan paruh waktu. Namun, sebelum menjadi perantara properti yang profesional mungkin Anda akan menjalani beberapa pelatihan terlebih dahulu.

2. Rajin Melihat Iklan Properti

Di era saat ini, platform jual beli dan sewa properti sudah banyak tersedia di internet. Selain dari internet, sumber lain yang bisa Anda lihat iklan properti adalah dari koran, spanduk, atau media sosial.

Dengan ini Anda bisa berpeluang mencari owner yang mau menitipkan propertinya dan Anda bisa tergerak untuk membantu memasarkan properti tersebut kepada kerabat atau melalui platform jual beli dan sewa properti.

3. Menawarkan Kerja Sama

Ketika Anda sudah menemukan owner yang percaya kepada Anda, maka Anda bisa memulai kerja sama dalam bisnis properti. Sebagiknya Anda melakukan kerja sama dalam bentuk tertulis dan memiliki kekuatan hukum sehingga akan lebih jelas dan tidak merugikan pihak manapun.

Jika kerja sama sudah dijalankan, maka Anda bisa menanyakan spesifikasi rumah tersebut. Jangan lupa Anda membahas mengenai komisi yang akan didapatkan jika rumah tersebut terjual atau tersewa.

Kemudian Anda bisa memasarkan properti tersebut melalui broadcast, media sosial, platform jual beli dan sewa rumah, dan berbagai media lainnya. Pastikan Anda jangan menaikkan harga terlalu tinggi kepada calon pembeli. Karena biasanya penjual sudah memberikan ketentuan komisi yang Anda dapat jika unit tersebut terjual atau tersewa dengan jasa Anda.

4. Pandai Mengelola Keuangan

Jika Anda berhasil menjual setidaknya satu properti, maka tentunya Anda akan memperoleh keuntungan. Namun, pastikan Anda tidak langsung menghabiskan uang tersebut. Perlu Anda ingat bahwa Anda juga perlu pandai dalam mengelola keuangan.

Sebaiknya, sisihkan uang komisi tersebut dalam tabungan Anda. Sedikit demi sedikit Anda kumpulkan uang tersebut agar dapat membentuk sebuah modal untuk bisnis Anda selanjutnya baik menjalankan bisnis properti kembali atau memulai bisnis lain.

5. Menjadi Investor

Sebagai pebisnis properti pemula, Anda bisa mencoba menjadi investor properti. Meskipun Anda memberikan investasi yang bernilai kecil, namun pendapatan Anda akan tetap bertambah.

Anda bisa memulai untuk membeli properti untuk disewakan. Sebagai contoh Anda membeli rumah yang kemudian Anda bangun menjadi sebuah kontrakan atau kos-kosan, maka dengan begitu Anda akan mendapatkan pendapatan tetap setiap bulannya bahkan bisa terus bertambah. Terlebih jika lokasi yang Anda beli merupakan lokasi strategis yang mudah ditemukan.

Itulah 5 cara mudah memulai bisnis properti. Namun, jika Anda ingin mendapatkan keuntungan yang lebih maka Anda bisa terus gigihkan diri Anda dan ciptakan hubungan emosional dan keterikatan dengan banyak owner atau buyer agar cepat mendapatkan pendapatan. Selain itu, selalu jadikan diri memiliki sikap professional dan komunikasi yang baik agar bisnis Anda berjalan lancar dalam bidang properti.

“Baca Juga 5 Cara Membentuk Tim Bisnis Yang Baik”