Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Agar bisnis berjalan dengan lancar tentu memerlukan rancangan biaya yang tersusun dengan baik. Rancangan tersebut membuat anggaran menjadi tidak terlalu besar atau terlalu sedikit. Semua kebutuhan bisnis Anda akan terpenuhi dengan baik mulai dari kebutuhan internal hingga eksternal.

Gambaran biaya yang transparan dan jelas tentu akan membuat investor memahami proyek yang akan Anda kerjakan. Selain itu anggaran yang yang tersusun dengan baik menjadi gambaran untuk proyek selanjutnya. Kemudian mengetahui bagian mana saja yang akan diprioritaskan dalam pengerjaan proyek. Dan yang terakhir sebagai alat untuk mengukur kinerja perusahaan Anda.

Langkah-Langkah Penyusunan Anggaran Biaya

Pentingnya penyusunan anggaran tentu memberi manfaat yang sangat besar bagi perusahaan Anda. Namun dalam membuat anggaran Anda harus jeli dan teliti agar tidak ada kesalahan yang terlewat. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan dalam membuat anggaran:

1. Lakukan Persiapan Gambaran Kerja

Langkah paling awal dalam penyusunan anggaran adalah melakukan persiapan gambaran kerja terlebih dahulu. Dari gambaran kerja yang telah dibuat, Anda bisa melihat komponen-komponen kerja yang nantinya akan dibutuhkan.

Pastikan komponen yang ada dalam gambaran kerja ini dimasukkan secara lengkap. Mulai dari material hingga tenaga kerja yang dibutuhkan. Bisa juga dengan membahas mengenai ukuran, spesifikasi, dan bentuk lain yang dibutuhkan selama proyek berlangsung.

2. Melakukan Penghitungan Volume Pekerjaan

Pada awal membuat penghitungan volume pekerjaan, Anda harus menyusun seluruh item dan komponen lain yang dibutuhkan dalam proyek. Penghitungan volume kerja ini tentu berdasarkan gambaran kerja yang dibuat. Agar anggaran menjadi selaras dan searah dengan rancangan bisnis yang akan disusun. Anggaran yang efisien dan efektif tentu menjadi lebih transparan dan kredibel.

3. Menentukan Harga Satuan Pekerjaan

Membuat serta melakukan perhitungan harga satuan kerja harus dilakukan secara teliti dan hati-hati. Hal-hal yang harus disiapkan dalam menentukan komponen ini adalah indeks analisa pekerjaan, harga upah pekerja, hingga kebutuhan proyek pekerjaan. Dengan adanya penentuan harga satuan pekerjaan ini, anggaran tentu lebih ramping dan tidak terjadi pemborosan.

4. Menghitung Biaya Pekerjaan

Jika Anda telah selesai menghitung volume serta harga satuan pekerjaan, maka langkah selanjutnya adalah menghitung biaya pekerjaan. Seluruh kebutuhan operasional seperti material dan pekerja dihitung total keseluruhannya. Hasil akhirnya Anda akan mendapatkan total biaya yang dibutuhkan untuk satu proyek bisnis tersebut.

Membuat anggaran yang baik dan benar memang sedikit rumit. Oleh karena itu Anda harus melakukannya secara perlahan, teliti, dan hati-hati. Anggaran memang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat diselesaikan. Namun, hasilnya Anda akan mendapatkan anggaran yang sesuai dengan rencana yang telah dibuat sebelumnya.

Setelah membuat anggaran, langkah selanjutnya tentu mengeksekusi rancangan anggaran yang dibuat. Terkadang rencana anggaran bisa jadi tidak sesuai dengan realita yang akan terjadi. Oleh karena itu Anda harus bersiap-siap jika nantinya biaya yang dikeluarkan lebih banyak atau bahkan lebih sedikit dari anggaran yang telah ditentukan.

Menjalankan bisnis dengan mengacu pada anggaran yang sesuai adalah salah satu langkah bisnis yang tepat. Selain menggunakan modal secara efisien, keberhasilan proyek tentu akan menjadi portofolio bisnis yang bagus.

Anda bisa lebih mudah dalam mengajukan dan kepada pihak investor atau perbankan jika berhasil merancang anggaran dan melaksanakannya dengan baik. Oleh karena itu salah satu faktor keberhasilan sebuah bisnis adalah pada rancangan dan strategi anggaran yang ditetapkan.

“Baca Juga 4 Hal Ini Bisa Anda Pelajari dari Pengalaman Bisnis Bernard Arnault”