Photo by Rajiv Perera on Unsplash

Dalam berbisnis, harga memanglah menjadi hal yang sangat sensitif bagi para konsumen. Pasalnya, selisih harga sedikit saja produsen bisa kehilangan konsumen. Hal ini menyebabkan persaingan harga semakin meninggi, seiring dengan kebutuhan masyarakat yang meningkat juga. Secara ekonomi tentu memilih harga yang murah dengan kualitas yang berbeda sedikit menjadi pilihan yang lebih menarik bagi konsumen.

Namun, tahukah Anda apa penyebab terjadinya perang harga?

Perang harga terjadi karena adanya hal-hal berikut ini:

  • Semakin banyaknya pebisnis baru yang masuk ke lingkup pasar sehingga menyebabkan persaingan pasar semakin berat.
  • Jumlah barang dari pasar yang diperebutkan konsumen semakin kecil

Namun, dalam perang harga tentu produsen tidak selalu diuntungkan hanya karena memiliki banyak konsumen. Ada pula dampak negatif yang ditimbulkan dari adanya perang harga bagi para produsen antara lain sebagai berikut:

  • Harga pasar turun
  • Pengusaha beralih bisnis di bidang lain
  • Kualitas barang ikut menurun

Lantas, bagi produsen bagaimana cara yang tepat untuk menghadapi perang harga? Haruskah ikut terlibat atau justru tidak perlu terlibat dalam perang harga? Berikut ini adalah cara yang bisa diterapka pengusaha dalam menghadapi perang harga.

1. Kenali Kelebihan dan Kekurangan dalam Usaha Anda

Sebelum memutuskan untuk perang harga, sebaiknya kenali dulu kelebihan dan kekurangan dalam usaha anda. Kemudian, buatlah catatan mengenai keunggulan dan kelemahan dari bisnis Anda. Di sini, pengusaha bisa merancang berbagai promosi atau melakukan beberapa inovasi guna menutupi kekurangan usahanya.

2. Tawarkan Harga yang Kompetitif

Kompetisi dalam bisnis tentu memunculkan perang harga. Hal ini tentu cukup menyulitkan bagi pebisnis, karena mereka harus bisa menjual produk berkualitas dengan harga yang murah. Jika terus seperti ini, usaha yang dilakukan bisa kolaps, oleh karena itu  Anda perlu memasang harga yang kompetitif dan setara dengan kualitas  produk.

Tawarkan harga yang tidak jauh dari harga pesaing. Jika harga produk anda sedikit lebih mahal dibanding produk pesaing, maka buatlah kelebihan dari toko Anda misalnya dari segi pelayanan yang ramah, cepat, tanggap dan profesional yang mampu memuaskan para konsumen. Intinya jangan takut menawarkan harga sedikit mahal, namun kualitas produk bisa Anda tawarkan.

3. Tingkatkan Kualitas Produk dan Tambahkan Nilai

Perlu Anda ketahui dalam persaingan usaha, tidak semua konsumen menyukai produk dengan harga yang sangat murah. Hal ini dikarenakan konsumen tahu apakah kualitas produk tersebut bagus atau tidak.

Dengan demikian semurah apapun produk yang ditawarkan produsen jika kualitasnya buruk maka konsumen enggan untuk membeli produk tersebut. Tentu konsumen akan selalu memerhatikan apakah harga yang ditawarkan setara dengan kualitas produk yang diberikan.

4. Buat Pelayanan yang Berbeda

Dalam sebuah kompetisi, harga yang paling murah bukanlah sebuah kemenangan. Hal tersebut hanya akan membuat keuntungan jangka pendek saja. Sementara dalam sebuah bisnis, tentu capaian yang diinginkan adalah profit berkelanjutan.

Untuk itu, sebagai pengusaha cerdas Anda tidak perlu terlibat dalam terlalu jauh perang harga. Anda bisa melakukan suatu pembeda yang tidak dimiliki usaha pesaing. Misalnya memaksimalkan pada pelayanan, pemberian reward, dan banyak lagi lainnya.

Demikianlah beberapa cara yang bisa Anda terapkan ketika menghadapi sebuah persaingan harga. Sebagai pengusaha yang bijak, Anda tentu tidak boleh terjebak dalam perang harga ini. Kuncinya adalah berani menawarkan kualitas dan pelayanan.

“Liat Juga Pelayanan Terbaik & Fasilitas yang Ditawarkan SAMUDRA”