Photo by ROOM on Unsplash

Saat ini banyak orang yang mengeluhkan padatnya bekerja seharian penuh. Sistem bekerja yang seperti itu dianggap sudah ketinggalan zaman. Terlebih semakin majunya teknologi, kita tidak harus bekerja di kantor. Selama sarana dan prasarana untuk mendukung pekerjaan masih tersedia, maka kita masih tetap bisa produktif. Salah satu sistem kerja yang mulai banyak muncul saat ini adalah remote working.

Pekerjaan remote merupakan sistem kerja jarak jauh yang bisa dilakukan kapan saja dan dari mana saja. Pegawai tidak diwajibkan untuk datang ke kantor, mereka akan dibebaskan bekerja sesuai keinginannya.

Ternyata tren sistem kerja seperti ini sudah banyak diterapkan di berbagai negara. Negara-negara di Timur Tengah, Amerika, Eropa, dan sebagian Asia sudah mengadaptasi sistem kerja secara remote ini. Ada banyak manfaat yang mereka dapatkan mulai dari menghemat biaya operasional, pekerja semakin produktif, dan yang terakhir tentu saja tercapainya work life balance.

Selain itu salah satu alasan kuat mengapa tren pekerja remote ini bisa banyak diminati adalah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Para pekerja saat ini bisa melakukan komunikasi melalui media yang tersedia karena adanya internet, sehingga proses komunikasi untuk pekerjaan bisa dilakukan secara cepat. Negara Indonesia sendiri sudah cukup lama menerapkan sistem kerja seperti ini. Sekitar 34% pekerja banyak memilih untuk bekerja secara remote.

Kelebihan dan Kekurangan Bekerja Secara Remote

Bekerja secara remote memberikan manfaat yang signifikan bagi para pekerja. Misalnya mereka bisa lebih menghemat uang dan tenaga yang biasa dialokasikan untuk transportasi. Kemudian mereka juga bisa melakukan pekerjaan pribadi serta pekerjaan kantor dalam waktu yang bersamaan tanpa saling mengganggu. Jadwal kerja yang tidak padat membuat mereka terhindar dari stres, sehingga lebih sehat dari segi fisik dan mental.

Akan tetapi ada dampak negatif juga dari sistem kerja ini. Misalnya jika pekerja tidak memiliki tanggung jawab, maka pekerjaan tidak bisa selesai tepat waktu karena tidak ada yang mengawasi. Selain itu kehidupan sosial menjadi cukup terbatas karena tidak ada interaksi dengan pekerja lain. Hal ini tentu saja membuat manajemen perusahaan menjadi cukup terganggu.

Agar bisa mengatasi permasalahan di atas, biasanya perusahaan akan mengadakan pertemuan yang rutin. Tujuannya untuk melakukan evaluasi kinerja, laporan pekerjaan, serta pertemuan antar karyawan agar ada interaksi sosial antara mereka.

Peranan Virtual Office bagi Pekerja Remote

Sebagai pengusaha tentu berharap tim Anda yang menjadi pekerja remote bisa tetap produktif.  Oleh karena itu, selain harus tetap berkomunikasi Anda juga perlu mengadakan pertemuan rutin yang tidak bisa dilakukan dari jarak jauh. Hal ini biasanya karena pertemuan tersebut membahas masalah manajemen yang strategik dan demi kepentingan perusahaan.

Lokasi yang tepat dalam mengadakan pertemuan tersebut ternyata bisa dilakukan di Virtual Office. Jenis kantor ini sendiri biasanya banyak dipilih untuk kebutuhan legalitas perusahaan, namun tidak menutup kemungkinan digunakan sebagai lokasi pertemuan. Ada banyak fitur yang bisa Anda manfaatkan di sini. Mulai dari ruang rapat, acara bisnis, kebutuhan administrasi, ATK, dan banyak lagi lainnya.

Selain itu Virtual Office ternyata bisa dimanfaatkan oleh pekerja remote itu sendiri. Bagi mereka yang jenuh bekerja di rumah atau di coffe shop, bekerja di Virtual Office bisa menjadi pilihan yang tepat. Oleh karena itu Anda bisa mengajak mereka untuk bekerja di layanan kantor ini agar mendukung produktivitas mereka.

Kantor konvensional, kantor virtual, strategi marketing, virtual office, virtual office jakarta, virtual office jakarta selatan.

“Lihat Juga Pilihan Package Virtual Office dan Benefit Fasilitas yang Didapatkan di SAMUDRA”