Photo by Alexandra Gorn on Unsplash

Ide dan konsep merupakan hal yang terpenting untuk dibuat pada masa awal pembuatan usaha. Terlebih jika Anda memiliki sebuah bisnis yang melahirkan nama, produk, serta logo yang baru maka Anda wajib mengurus hal paten. Mengapa demikian? Agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan bisa merugikan usaha Anda.

Fungsi dari hak paten adalah bisa melindungi ide dan konsep bisnis Anda. Hal ini tentu saja membuat karya Anda terlindungi dan tidak ada yang melakukan plagiasi. Keuntungan dari memiliki hak paten sendiri ada banyak sekali, yang pertama produk dan logo yang Anda buat tidak akan didistribusikan oleh orang lain tanpa izin.

Kemudian produk dan logo Anda akan terhindar dari pemalsuan serta penipuan yang bisa memberi kerugian bagi perusahaan. Hak paten ini juga biasanya menjadi salah satu alasan konsumen memercayai sebuah produk.

Cara Mengurus Hak Paten

Karena hak paten memiliki fungsi dan manfaat yang krusial bagi perusahaan, maka sangat penting untuk mendapatkannya. Berikut ini adalah cara yang bisa dilakukan dalam mengurus hak paten:

1. Mendatangi Kantor Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham)

Mendatangi kantor Kemenkumham adalah langkah pertama dalam mengurus sebuah hak paten. Tanyakan pada petugas bagaimana persyaratan administrasi yang biasanya dilakukan. Namun setiap daerah biasanya memiliki peraturan yang relatif sama. Mintalah formulir pengajuan atau pendaftaran hak paten sebagai tahap awal.

2. Mengajukan Surat Permohonan

Langkah berikutnya dalam mengurus hak paten adalah dengan mendatangi DJHKI atau Kanwil dalam bentuk tertulis. DJKHI atau Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual biasanya menerima surat permohonan dalam bahasa Indonesia dengan format yang baik.

Pada surat permohonan nantinya dilampirkan beberapa dokumen. Antara lain fotokopi KTP, fotokopi peraturan kepemilikan bersama jika pengajuan permohonan mewakili nama badan hukum, fotokopi akta pendirian, dan surat pernyataan bahwa produk serta logo tersebut adalah benar milik Anda.

3. Melakukan Pengisian Formulir Permohonan

Setelah mendapatkan formulir permohonan, maka isi formulir tersebut dengan lengkap dan teliti. Data yang diisi haru sesuai dengan dokumen-dokumen resmi milik Anda. Setelah itu proses pemberian hak paten pada logo dan produk Anda akan mulai dilakukan. Oleh karena itu, data yang diisi harus sesuai dan tidak boleh salah.

4. Melakukan Pembayaran Biaya Permohonan Pendaftaran

Biaya pengajuan permohonan ini akan diberikan oleh Kemenkumham. Nominalnya sendiri tidak begitu besar dan tidak akan membebani Anda. Berikut ini adalah peraturan mengenai pengajuan hak paten:

  • Pihak pemohon harus memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditentukan.
  • Dirjen HAKI akan memberikan hasil atau pengumuman tentang proses pengajuan hak paten setelah 18 bulan pengajuan.
  • Hak paten akan diumum selama 6 bulan agar mengetahui bagaimana respon dari masyarakat, apakah hak paten tersebut bisa diterima atau tidak.
  • Jika Anda telah mendapatkan pengumuman tersebut, maka hak paten akan diberikan. Anda juga akan mendapat hak eksklusif terkait logo selama 20 tahun ke depan.

Hak paten menjadi salah satu investasi penting bagi bisnis Anda. Selain mendapatkan kepercayaan dari konsumen serta mitra bisnis, adanya hak paten ini akan meningkatkan value dari usaha Anda. Dengan adanya hak paten, urusan bisnis Anda akan semakin mudah di masa mendatang. Selain terhindar dari kerugian, Anda juga akan mendapatkan hak eksklusif yang bagus bagi kelangsungan sebuah bisnis.

“Baca Juga Keuntungan Ini Akan Didapat Jika Bekerja Secara Fleksibel”