Photo by Perry Grone on Unsplash

Setiap perusahaan tentu membutuhkan sebuah panduan untuk menjalankan setuap tugas dan fungsi setiap elemen perusahaan. Sehingga dibutuhkan adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk memdudahkan menyusun, merapihkan, menertibkan sistem perusahaan. Standar Operasional Prosedur (SOP) berisi mengenai urutan proses melakukan pekerjaan dari awal hingga akhir.

Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah suatu aturan yang berkaitan dengan prosedur yang dilakukan secara tertata untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dan memperoleh hasil kerja yang efektif namun dengan biaya serendah-rendahnya.

Standar Operasional Prosedur (SOP) dijadikan patokan atau pedoman dalam bekerja sesuai dengan tata kerja, prosedut dan sistem kerja di perusahaan tersebut. Selain itu, Standar Operasional Prosedur (SOP) juga dijadikan sebagai acuan bekerja sesuai dengan alat penilaian kinerja karyawan.

Dalam sebuah perusahaan, Standar Operasional Prosedur (SOP) sangat penting dijadikan pedoman untuk mengantisipasi berbagai situasi yang mungkin terjadi di perusahaan tersebut. Bisnis akan berkembang jika seluruh pekerja dapat mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Tanpa adanya Standar Operasional Prosedur (SOP), maka seluruh bagian perusahaan akan berjalan tidak efektif. Perusahaan juga akan berjalan dengan pedoman yang tidak jelas dan baku sehingga keevektifan kerja menjadi menurun.

Tujuan Standar Operasional Prosedur (SOP)

Standar Operasional Prosedur (SOP) pada suatu perusahaan dibuat tentu dengan adanya tujuan tertentu. Biasanya Standar Operasional Prosedur (SOP) bertujuan untuk menjaga konsistensi kinerja pada setiap karyawan di perusahaan.

Dengan adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, maka seorang manajer bisa mengetahui kualitas karyawannya dari bagaimana karyawannya menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) sesuatu aturannya.

Adapun tujuan Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah sebagai berikut:

  1. Untuk menjaga kinerja karyawan dalam suatu tugas tertentu.
  2. Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai acuan dalam pelaksanaan pekerjaan tertentu.
  3. Untuk menghindari adanya kesalahan atau kegagalan.
  4. Untuk menjelaskan alur tugas dari pekerjaan, wewenang dan tanggung jawab dari tugas terkait.
  5. Sebagai pedoman perusahaan dalam melaksanakan proses kerja dari awal hingga akhir.

Fungsi Standar Operasional Prosedur (SOP)

Selain memiliki tujuan, ada fungsi yang dimiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yakni dapat memudahkan karyawan dalam melaksanakan pekerjaaannya. Dengan adanya Standar Operasional Prosedur (SOP), maka setiap karyawan akan mengetahui langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan dalam pekerjaannya.

Adapun fungsi Standar Operasional Prosedur (SOP) yakni sebagai berikut:

  1. Standar Operasional Prosedur (SOP) akan menjadi dasar hukum yang kuat jika terjadi sesuatu yang menyimpang dalam pekerjaan.
  2. Standar Operasional Prosedur (SOP) dapat memberikan pengetahuan tentang hambatan yang mungkin terjadi pada setiap karyawannya.
  3. Standar Operasional Prosedur (SOP) membantu memberikan arahan kepada karyawannya untuk saling menjaga kedisiplinan saat bekerja.
  4. Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan rutin dalam suatu pekerjaan terkait.

Manfaat Standar Operasional Prosedur (SOP)

Standar Operasional Prosedur (SOP) biasanya berbentuk secara tertulis dan berisi mengenai apa yang harus dilakukan karyawan, kapan, dimana dan oleh siapa tugas tersebut dikerjakan untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan kegiatan pegawai yang dapat mengganggu kinerja pegawai lain.

Adapun manfaat Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah sebagai berikut:

  1. Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai standarisasi cara yang dilakukan karyawan dalam menyelesaikan pekerjaannya.
  2. Standar Operasional Prosedur (SOP) akan membantu staff menjadi lebih mandiri dan tidak bergantung pada intervensi manajemen.
  3. Standar Operasional Prosedur (SOP) mampu meningkatkan akuntabilitas dalam melaksanakan tugas.
  4. Mampu menunjukkan kinerja bahwa organisasi tersebut dikelola dengan baik.
  5. Dengan adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) maka akan terhindar dari tumpang tindih pelaksanaan tugas.
  6. Membantu meluruskan segala kesalahan prosedural dalam memberikan pelayanan agar tetap berjalan sesuai yang diharuskan.

Itulah mengapa Standar Operasional Prosedur (SOP) sangat penting untuk perusahaan. Dan perlu diingat, Standar Operasional Prosedur (SOP) memiliki prinsip-prinsip yang harus dipegang teguh seperti Konsisten, komitmen, perbaikan berkelanjutan, mengikat, dan terdokumentasi dengan baik.

Standar Operasional Prosedur (SOP) memang sangat diperlukan untuk menghasilkan sistem yang berkualitas, teknis yang sangat konsisten yang mampu mempertahankan kualitas kontrol sehingga proses bisnis tetap berjalan.

Standar Operasional Prosedur (SOP) sangat penting dibuat dalam perusahaan untuk mempermudah operasional perusahaan dengan menegakkan aturan yang berlaku.

“Baca Juga 5 Cara Jitu Agar Bisnis Berkembang Pesat”