Cash dibakar untuk profit? lebih penting yang mana?
Photo by Jp Valery on Unsplash

7000 perusahaan bangkrut setiap tahun di Canada.

Melihat perusahaan yang tidak menguntungkan jatuh bangkrut tidak mengejutkan, akan tetapi banyak bisnis menguntungkan yang juga dapat jatuh bangkrut. Maka hari ini kami ingin membahas salah satu alasan tersembunyi, mengapa perusahaan jatuh bangkrut meskipun mereka memiliki keuntungan laba yang positif. Sebelumnya kita perlu memahami definisi dari cash flow vs profit.

Profit (laba) adalah pendapatan yang tersisa setelah dikurangi dengan biaya bisnis diatas kertas. Sedangkan cash flow (arus kas) adalah jumlah uang yang masuk dan keluar bisnis. Laba suatu perusahaan menunjukkan kesuksesan bisnis, namun cash flow menentukan kemampuan bisnis untuk bertahan hidup setiap hari. Dalam jangka panjang, tentu profit yang negatif akan berdampak pada cash flow.

Salah satu hal terpenting tentang akuntansi bisnis kecil adalah memahami perbedaan antara pofit dan cash flow. Banyak pengusaha membuka bisnis dengan tujuan profit. Tetapi apa yang tidak mereka sadari adalah pentingnya cash flow dalam memastikan lampu tetap menyala setiap hari.

baca juga: 3 Alasan Wajib bagi Anda Untuk Mendirikan PT

Bayangkan skenario ini :

Anda bertemu dengan akuntan anda di akhir tahun berhubungan pajak dan mereka melaporkan bahwa bisnis anda menghasilkan untung yang cukup besar. Meskipun ini adalah kabar baik, anda tidak dapat membantu tetapi terkejut. Mengapa? Karena tidak ada uang tunai di bank dan anda tidak tahu bagaimana anda akan membayar pajak penghasilan atas laba. Ini terjadi lebih sering daripada yang anda pikirkan: Bisnis menghasilkan untung sambil memiliki arus kas negatif.

Bagaimana bisnis dapat menghasilkan laba namun tidak memiliki uang tunai di akhir tahun?

Profit belum dibayar

Salah satu alasan paling sederhana adalah profit yang belum terbayar. Misalkan anda memiliki bisnis plastik yang memasok supermarket di seluruh Indonesia. Anda berhasil menjual dalam jumlah tinggi yang akan menghasilkan keuntungan besar, tetapi memasok ke bisnis besar sering kali membutuhkan persyaratan waktu pembayaran, sehingga pelanggan tidak dipaksa untuk langsung membayar. Jika anda mendapatkan profit dalam waktu 120 hari namun perlu membayar bahan-bahan pembuatan plastic dalam waktu 15 hari, anda tidak akan memiliki uang kas yang diperlukan untuk menutupi biaya tersebut (penjelasan paling sederhana).

Pertumbuhan bisnis yang terlalu pesat

Hal tersebut terlihat mudah, namun banyak bisnis jatuh bangkrut karena tidak memahami hal tersebut, terutama saat mereka ingin memperluas operasional. Karena pengembangan bisnis membutuhkan uang kas bukan profit, terdapat investasi fasilitas dan modal yang dibutuhkan. Profit hanyalah bahasa diatas kertas akuntan, namun cash dibutuhkan dalam pengembangan bisnis. Terkadang profit yang dibuat bisnis tersebut tidak cukup untuk mendanai pengembangan bisnis atau belum dibayar, maka mereka diperlukan dana tambahan dari investor.