(021) 28541720
Arus Kas
Photo by Frank Busch on Unsplash

Dalam menjalankan bisnis, uang merupakan hal utama yang mendasari bisnis tersebut. Tanpa adanya uang yang cukup, maka bisnis belum tentu dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Banyak bisnis yang pada awalnya menuai kesuksesan, akan tetapi lambat laun bisnis tersebut mengalami kebangkrutan karena tidak memiliki modal yang cukup. Selain itu, bisnis dapat bangkrut karena pebisnisnya tidak mampu mengatur arus kas modalnya dengan baik.

Untuk itu, Anda selaku pebisnis yang tengah menjalankan sebuah bisnis, pastikan Anda mengetahui cara mengatur arus kas modal usaha agar bisnis Anda dapat bertahan di atas ketatnya persaingan bisnis. Berikut merupakan cara mengatur arus kas modal usaha agar bisnis tidak bangkrut.

1. Buat Perencanaan yang Tepat

Sudah jelas bahwa sesuatu dapat berjalan baik sesuai apa yang diharapkan jika memiliki rencana yang tepat. Sama halnya dengan arus kas modal usaha yang harus direncanakan dengan matang agar tidak membuat Anda kelabakan di kemudian hari.

Sebagai pebisnis, sebaiknya Anda membuat perencanaan keuangan yang tepat sebelum memulai suatu bisnis. Perencanaan keuangan dapat berupa jumlah uang yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis, perlengkapan, peralatan dan lain sebagainya.

Jika Anda sudah membuat perencanaan yang tepat dan matang maka Anda akan tahu kemana saja uang modal usaha yang akan Anda gunakan. Pastikan perencanaan keuangan seimbang untuk semua jenis, dengan demikian kekurangan modal akan diminimalisir di kemudian hari.

2. Buat laporan Laba Rugi Setiap Bulan

Setelah perencanaan yang tepat, Anda juga harus membuat laporan laba rugi setiap bulannya. Laporan laba rugi biasanya berisi keuntungan dan kerugian atas hasil yang diperoleh dari bisnis yang beroperasi selama satu bulan.

Laporan laba rugi akan sangat membantu bisnis Anda dalam mengetahui kondisi finansial bisnis Anda. Jika bisnis Anda mengalami kerugian yang cukup besar, maka Anda bisa segera mengambil tindakan sehingga hal ini tidak akan terulang kembali di bulan-bulan berikutnya.

3. Hindari Belanja Berlebihan

Jika bisnis yang dijalankan memiliki kaitan dengan produksi, maka pastikan Anda membeli bahan baku dalam jumlah yang tepat. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya pembelian bahan baku secara berlebih yang justru tidak diperlukan.

Hal ini guna menghindari kehabisan uang saat dibutuhkan untuk biaya pemeliharaan pada kerusakan bahan baku yang sudah dibeli. Karena, besar kecilnya biaya pemelihataan akan dihitung dari banyak atau tidaknya barang yang disimpan dalam gudang.

Apabila barang yang disimpan di gudang semakin banyak, maka biaya pemeliharaan yang harus dikeluarkan juga cukup besar. Untuk itu, jangan ragu menggunakan bahan baku yang masih tersisa di gudang jikalau memang masih dapat digunakan sehingga Anda tidak mubazir dalam pengeluaran pembelian bahan baku.

4. Hindari Hutang

Bagi pebisnis yang menjalankan bisnisnya, sebaiknya hindari hutang. Hutang memang suatu hal sensitif yang sangat berbahaya bagi kelangsungan bisnis Anda di masa yang akan datang. Karena, sesukses apapun bisnis Anda, jika hutang yang Anda miliki banyak, maka tidak akan ada keuntungan yang bisa dinikmati.

Namun, jika memang Anda terpaksa untuk melakukan hutang, maka berhutanglah seacra professional. Usahakan Anda membayar hutang secara tunai apabila keuangan arus kas Anda dalam keadaan sehat.

Apabila keuangan tidak sehat, maka berhutanglah dengan jumlah yang tepat. Dan pastikan Anda membayar hutang tepat pada waktunya untuk menghindari adanya penumpukan hutang yang akan berdampak negatif bagi kelangsungan bisnis Anda.

5. Pisahkan Rekening Perusahaan Dengan Rekening Pribadi

Bagi Anda yang sedang menjalankan bisnis, usahakan Anda selalu memisahkan rekening perusahaan dengan rekening pribadi untuk menghindari adanya penggunaan modal usaha demi memenuhi kebutuhan pribadi Anda.

Pemisahan rekening ini juga akan membantu dalam mempertahankan kesehatan keuangan bisnis Anda. Jadi, jika keuangan bisnis Anda dalam keadaan tidak sehat, maka Anda bisa segera mengetahui letak kesalahannya dengan demikian keuangan bisnis Anda bisa segera diatasi.

6. Manfaatkan Keuntungan Dengan Bijak

Dalam menjalankan bisnis, tentu Anda akan mendapatkan keuntungan bukan? Nah, Anda bisa memanfaatkan keuntungan Anda dengan bijak. Caranya adalah Anda manfaatkan keuntungan yang Anda peroleh untuk mengembangkan bisnis Anda.

Mengembangkan bisnis yang dimaksud seperti menambahkan varian produk, memperbesar lahan usaha atau membuat cabang bisnis di kota lain. Pastikan Anda tidak menggunakan keuntungan untuk memenuhi kebutuhan pribadi karena hal ini akan membuat keuangan bisnis Anda menjadi tidak stabil.

Itulah cara mengatur arus kas modal usaha agar bisnis tidak bangkut. Disamping upaya tersebut, pastikan Anda komitmen dalam menjalankan bisnis tersebut. Jangan pernah tergoda menggunakan keuntungan untuk keperluan pribadi karena hal ini yang umum dilakukan pebisnis yang gagal.

“Baca Juga Anda Pebisnis Pemula? Hindari 8 Hal Ini Jika Ingin Sukses Berbisnis”