(021) 28541720

Inilah Berbagai Risiko Bisnis Serta Solusi yang Bisa Diterapkan

8 December 2019

Photo by Alvaro Reyes on Unsplash
Risiko Bisnis
Photo by Alvaro Reyes on Unsplash

Menjalankan sebuah bisnis tentu ada banyak risiko yang mungkin akan Anda hadapi. Hal tersebut tidak bisa dihindari sehingga harus siap jika suatu saat menghampiri bisnis Anda.

Sebagai pebisnis Anda tidak perlu takut dengan risiko, karena hal tersebut sangat wajar dialami pebisnis. Oleh karena itu, pebisnis harus tahu berbagai risiko yang mungkin terjadi, sehingga Anda bisa tahu solusi apa yang bisa diambil. Dengan mengetahui konsep risiko dalam bisnis, maka Anda bisa lebih siap mengambil langkah selanjutnya untuk mengelola berbagai risiko yang muncul.

Risiko merupakan suatu akibat yang akan dapat dan terjadi sebagai akibat dari proses yang tengah berlangsung. Faktor risiko ini merupakan kejadian yang akan datang sebagai suatu ketidakpastian.

Berbagai langkah pengelolaan risiko bisa dimulai dari pencegahan dan penanganan. Agar tidak mengakibatkan kerugian bagi usaha yang sedang Anda jalankan. Besar kecilnya dampak suatu risiko bergantung pada bagaimana pebisnis tersebut mengelola risiko tadi.

Berbagai Jenis Risiko :

1. Risiko Strategik

Risiko strategik sangat erat kaitannya dengan strategi atau perencanaan bisnis Anda. Faktir risiko ini merupakan sebuah ketidakpastian akibat dari strategi yang kurang matang dalam menjalankan bisnis. Hal ini wajar dialami pebisnis karena masa awal membangun fondasi bisnis cukup sulit dan penuh tantangan.

Perlu diketahui bahwa dalam menjalankan bisnis harus memiliki strategi yang matang. Biasanya strategi ini dijalankan ketika memasuki persaingan bisnis.

Solusinya, Anda harus mempersiapkan strategi dengan matang dan mempersiapkan apa saja yang mungkin akan dijalankan ketika atau sedang membangun bisnis. Dengan demikian bisnis dapat berkalan sesuai jalan yang benar sehingga dapat meminimalisir kerugian.

2. Risiko Kepatuhan

Risiko kepatuhan yaitu risiko yang disebabkan ketidakpatuhan seseorang terhadap aturan atau hukum yang ditetapkan pemerintah setempat baik secara tertulis maupun tidak tertulis. Contohnya jika ingin membuka bisnis mainan anak, namun mungkin saja lokasi tersebut tidak diizinkan membangun bisnis tersebut dikarenakan mungkin dapat menyebabkan anak menjadi malas belajar.

Solusinya, sebelum menjalankan bisnis tersebut maka musyawarahkan dulu dengan pemerintah setempat dan minta beberapa syarat agar bisnis dapat berjalan. Anda juga bisa bangun bisnis tersebut secara bertahap sambil mempelajari tentang bisnis yang mungkin bisa meminimalisir kerugian.

3. Risiko Operasional

Risiko operasional merupakan risiko yang lebih mengarah pada kegagalan yang sangat tidak diharapkan dalam berbisnis. Hal ini biasanya terjadi karena beberapa kegagalan teknis seperti server yang eror, kegiatan operasional produksi, hingga kinerja karyawan.

Faktor risiko ini biasanya memiliki lebih dari satu penyebab. Bahkan di beberapa kasus lain, risiko operasional juga muncul dari kejadian yang mungkin terjadi diluar kendali seperti bencana alam, kebakaran, pemutusan daya, dan lain sebagainya.

Jadi, risiko operasional ini merupakan suatu kejadian yang dapat mengganggu operasi utama perusahaan.

Tidak hanya menimbulkan pengeluaran biaya tambahan bagi perusahaan namun juga dapat menjadi kegagalan operasional dan mempengaruhi nilai pelanggan. Dengan begitu dapat menyebabkan kerugian pemasukan serta merusak reputasi dan citra perusahaan.

Solusinya, risiko operasional dapat dicegah dengan menggunakan sumber daya manusia yang terlatih dan profesional. Selain itu tentu dengan menggunakan fasilitas dan alat bantu kerja yang memiliki kualitas standar, kegiatan operasional bisnis Anda bisa berjalan dengan baik.

4. Risiko Finansial

Seperti namanya, risiko finansial memiliki dampak pada finansial perusahaan. Risiko ini dikaitkan dengan biaya tambahan atau kerugian pemasukan bagi perusahaan. Biasanya terjadi dalam arus masuk dan keluar uang dalam perputaran bisnis Anda.

Selain itu, risiko finansial lainnya dapat dikaitkan dengan banyak utang. Terlebih jika utang tersebut adalah utang jangka panjang dan akan jatuh tempo dalam jangka waktu dekat. Belum lagi jika ditambah suku bunga yang naik secara tiba-tiba, tentu akan menyebabkan perusahaan Anda mengalami kerugian besar.

Solusinya, meski risiko finansial termasuk sulit dicegah namun Anda bisa membuat sistem keuangan yang lebih aman. Disarankan agar perusahaan sebaiknya tidak mengambil utang. Perusahaan hanya perlu menjual beberapa saham saja untuk mengembangkan bisnisnya.

5. Risiko Reputasional

Risiko bisnis ini sangat dikaitkan dengan nama baik perusahaan. Jika reputasi perusahaan hancur atau buruk maka akan menyebabkan kerugian besar yakni dimana pelanggan tidak percaya lagi dengan bisnis Anda.

Jika reputasi perusahaan rusak maka Anda dapat melihat kerugian cukup besar dalam waktu singkat. Misalnya klien akan ragu bekerjasama dengan Anda, karyawan akan memutuskan untuk meninggalkan perusahaan Anda, konsumen mulai beralih ke produk lain, serta banyak lagi lainnya.

Solusinya, risiko reputasional memang tidak terduga, sebaiknya perusahaan menghindari risiko ini dengan langkah yang tepat. Selain itu, perusahaan harus menjaga semua karyawannya agar selalu berlaku baik di dalam perusahaan maupun diluar.  

Selalu jaga kualitas produk dan layanan profesional. Jangan mudah tergoda dengan sesuatu yang instan dan meragukan. Yang terpenting, tetap loyal terhadap produk dan mutu yang Anda berikan kepada pelanggan.

“Baca Juga Biaya Menggunakan Virtual Office”

Kamu Mungkin Juga Suka…

Mengenal Arti dan Manfaat Virtual Office

Mengenal Arti dan Manfaat Virtual Office

Virtual Office adalah layanan sewa perkantoran virtual atau non fisik yang jauh lebih murah, fleksibel, dan memiliki alamat legal seperti kantor pada umumnya. Jadi walau sifatnya virtual, namun dilihat dari berbagai aspek layanan kantor ini memiliki fungsi yang tidak jauh beda dengan kantor pada umumnya.

Virtual Office tersebut dapat digunakkan sebagai legalitas perusahaan untuk pendaftaran PT maupun CV dengan disediakan surat Domisili.

Bagaimana Cara Menemukan Lokasi Bisnis

Bagaimana Cara Menemukan Lokasi Bisnis

Dalam menemukan lokasi bisnis anda harus memperhatikan biaya beli atau sewa, apakah lokasi mudah terjangkau, bagaimana perizinan tempat bisnis anda, dan lingkungan area bisnis anda.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *